Manneken Piss Pernah Pakai Baju Adat Lampung

Brussels, Belgia-Letaknya, diapit dua gedung yang lantai paling bawahnya dijadikan kios penjaja cokelat khas Belgia. Mungil dan dipagari pembatas warna hitam serta kamera pengawas CCTV, patung seorang anak kecil pipis itu mampu menyedot perhatian wisatawan dari seluruh penjuru dunia.

Ketika Inilah.com mengunjungi patung yang populer dengan nama 'Manneken Pis' di jalan antara Rue de l'Etuve dan Rue du chene-Eikstraat, Brussels, Belgia ini, ratusan wisatawan dari Cina, Spanyol, Malaysia, Amerika dan beberapa dari Indonesia, memadati patung tersebut sambil menunggu giliran berfoto di luar pagar pembatas.

Memang, ada berbagai versi yang menuturkan riwayat 'Manneken Pis'. Namun Virginie, warga setempat sekaligus manajer cafe Poechenellekelder yang berada tepat di seberang patung itu, menuturkan :

Ketika perang antara Spanyol dan Belgia terjadi tahun 1388 lalu, negara beribukota Brussel sekaligus pusat dari Uni Eropa ini dibombardir habis-habisan.

Suatu ketika, Spanyol membom Belgia untuk kesekian kalinya. Julienske, seorang bocah kecil mengencingi dinamo pemicu ledakan pada bom yang dijatuhkan.

Bom tersebut pun bungkam dan berhasil menyelamatkan ribuan nyawa warga Brussels.

Pasca peristiwa tersebut, jasa Julianske terus dikenang hingga akhir hayatnya, 'Manneken Pis' pun didirikan sebagai bentuk penghormatan.

Setiap tahun, 'Mannekan Pis' kerap dikenakan busana tradisional dari berbagai daerah di penjuru dunia. Hal ini, dilakukan sebagai salah satu promo terhadap potensi wisata yang ada.

Indonesia sendiri, mendapat kesempatan salah satu pakaian adatnya dipakai 'Manneken Pis' pada 18 Agustus 2008 lalu. Ketika itu, sehari setelah hari kemerdekaan RI patung Julianske mengenakan baju adat Lampung. Mantan Dubes RI Nadjib Riphat Kesoema yang menarik tali selubung penutup.

Sonya, wisatawan asal Indonesia yang ditemui mengatakan, dia bersama lima temannya sengaja datang dari tempat dia menginap di kawasan Bruxell Midi ke lokasi patung Julianske hanya untuk melihat langsung Manneken Pis dan membeli cokelat khas Belgia.

Setiap kotak cokelat khas Belgia dengan berat 250 gram dijual seharga 6 Euro. Namun jika membeli enam kotak sekaligus, pembeli cukup membayar 29,90 Euro atau setara Rp. 364.780 jika kurs Rupiah terhadap Euro Rp. 12.200 per 1 Euro.

Komentar