Penerimaan cukai negara dari komoditi ini, jelas terbilang tinggi.
Menteri Keuangan Sri Mulyani, seperti dilansir situs resmi Bea Cukai bilang, sumbangan cukai tembakau terhadap APBN hingga kini berada pada kisaran 10-12%.
Meski terbilang tinggi, ancaman PHK terhadap pekerja di pabrik rokok juga tinggi. Masih ingat pemutusan hubungan kerja terhadap 4.900 pegawai pada Mei 2014 oleh PT HM Sampoerna? Atau rencana kenaikan harga jual rokok jadi Rp 50 ribu sebungkus yang batal itu. Kalau jadi, 4,7 juta pegawai bakal nganggur sebab rokok ga ada yang beli.
Asal nyaho', tahun 2014 pendapatan negara dari cukai tembakau saja mencapai 12,29% dari total APBN. Tahun 2015 sedikit melorot jadi 11,68%, kemudian pada 2016 longsor lagi ke angka 11,72%.
Anjloknya penerimaan negara, gara-gara gencar kampanye bahaya rokok dan pemerintah mulai ngeluh soal ongkos pengobatan si sakit akibat rokok.
Lalu buat siapa saya merokok? Untuk mendapatkan kesenangan sesaat, sebab dalam sebatang rokok ada zat yang menimbulkan rasa senang.
Tidak percaya? Coba saja jadi pecandu rokok. Ga usah lama-lama, setahun saja.
Kapan anda mau berhenti ? Begitu kira-kira pertanyaan pemeluk anti rokok.
Nanti, kalau gudangnya dan sang Surya sudah habis terbakar.
Menteri Keuangan Sri Mulyani, seperti dilansir situs resmi Bea Cukai bilang, sumbangan cukai tembakau terhadap APBN hingga kini berada pada kisaran 10-12%.
Meski terbilang tinggi, ancaman PHK terhadap pekerja di pabrik rokok juga tinggi. Masih ingat pemutusan hubungan kerja terhadap 4.900 pegawai pada Mei 2014 oleh PT HM Sampoerna? Atau rencana kenaikan harga jual rokok jadi Rp 50 ribu sebungkus yang batal itu. Kalau jadi, 4,7 juta pegawai bakal nganggur sebab rokok ga ada yang beli.
Asal nyaho', tahun 2014 pendapatan negara dari cukai tembakau saja mencapai 12,29% dari total APBN. Tahun 2015 sedikit melorot jadi 11,68%, kemudian pada 2016 longsor lagi ke angka 11,72%.
Anjloknya penerimaan negara, gara-gara gencar kampanye bahaya rokok dan pemerintah mulai ngeluh soal ongkos pengobatan si sakit akibat rokok.
Lalu buat siapa saya merokok? Untuk mendapatkan kesenangan sesaat, sebab dalam sebatang rokok ada zat yang menimbulkan rasa senang.
Tidak percaya? Coba saja jadi pecandu rokok. Ga usah lama-lama, setahun saja.
Kapan anda mau berhenti ? Begitu kira-kira pertanyaan pemeluk anti rokok.
Nanti, kalau gudangnya dan sang Surya sudah habis terbakar.
Komentar
Posting Komentar